Genangan Kenangan
Hujan mendera ponggah menghunjam bumi
Hingga senja dibuat pucat pasi
Dalam hujan nyata kupinang sepi
Agar bisa kunikmati derai keindahannya dalam sunyi
Hujan kian menderas
Pikiranku buncah berkelana
Lalu angan melesat terbang kembali pada ingatan tentangmu
Kembali ke masa itu
Kala itu
Waktu itu
Di suatu hari
Di sudut kota
Hujan yang sama
Langit yang sama
Mata yang sama
Hati yang sama
Kita sepayung berdua membelah hujan
Derai tawa dan bahagia menyelimuti kita berdua saat itu
Aahh...kenangan kembali merangkulku basah
Hujan mulai mereda
Tetapi tidak rinduku
Rinduku terus menderas
Tak pernah surut
Membanjiri ruang ingatan
Berderai tak berkesudahan
Hujan telah berhenti
Lalu kututup payungku
Begitu juga kenangan tentangmu
Rapi kulipat dan kusimpan jejakmu dalam hujan
Entah sampai kapan
Lila Saraswaty
Stasiun Pondok Cina, 12 Desember 2017
Tuesday, December 12, 2017
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Kehidupan… Kehidupan berdetak saat mentari bersinar kemilau Saat tirai malam berganti tirai langit biru Dan sayap-sayap mimpi men...
-
Apa Kabar November? Kemarau baru saja beranjak pergi. Lalu... Hujan segera menapakkan kaki-kakinya. Lewat bulir-bulir gerimis yang jat...
-
Cinta Sepotong Strudle Ada manis dalam lugu senyuman. Ada kerenyahan dalam tegur sapa. Ada kelembutan dalam hangat tatapan. Ada kenikma...
-
HARI INI SEMESTA TERSENYUM Pada lipatan pagi Pada sinaran mentari Untukmu ku persembahkan puisi ini Untuk pemilik hati yang selalu a...

No comments:
Post a Comment