Janji Suci yang Ternoda
Seperti itu kah cinta yang telah di naungi atap yang bernama rumah tangga
Seperti ini kah cinta setelah diikat oleh logam panas yang dibentuk menjadi cincin perkawinan
Ketika waktu telah mengoyak pondasi ikrar suci
Ketika isteri-isteri berubah wujud menjadi srigala bertina yang bertaring dan menakutkan
Tak lagi mau mendengarkan curhatan
Sibuk dengan kehidupan luar tapi lalai membelai
Dan sentuhan dan tatapan itu tak lagi hangat tapi dingin membeku hingga ke kuku-kuku
Maka jangan salahkan suami yang mencari kenyaman perempuan lain
Jangan salahkan suami yang mencari sentuhan lembut perempuan lain
Jangan salahkan suami yang mencari selimut hangat perempuan lain
Om Danu sangat baik padaku
Ia membelikanku mesin cuci baru
Katanya tanganku hanya digunakan untuk membelainya saja
Benar, benar, benar, dan sekali lagi benar
Semua itu bukan atas berlandasan cinta
Menjadi kuli cuci tidak cukup untukku menambal hidup
Ah... mungkin ini terdengar basi tapi itulah yang terjadi
Dalam kesendirian yang hampa
Hatiku bertanya-tanya
Bagaimana jika nanti aku menikah dengan bambang
Lalu dengung panjang mengambang di awang-awang
Lila Saraswaty
Kalibata, 5 Februari 2018
Monday, February 5, 2018
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Kehidupan… Kehidupan berdetak saat mentari bersinar kemilau Saat tirai malam berganti tirai langit biru Dan sayap-sayap mimpi men...
-
Apa Kabar November? Kemarau baru saja beranjak pergi. Lalu... Hujan segera menapakkan kaki-kakinya. Lewat bulir-bulir gerimis yang jat...
-
Cinta Sepotong Strudle Ada manis dalam lugu senyuman. Ada kerenyahan dalam tegur sapa. Ada kelembutan dalam hangat tatapan. Ada kenikma...
-
HARI INI SEMESTA TERSENYUM Pada lipatan pagi Pada sinaran mentari Untukmu ku persembahkan puisi ini Untuk pemilik hati yang selalu a...
No comments:
Post a Comment